perbedaan undang-undang dan undang-undang dasar

Sering kita mendengar istilah undang-undang. bahkan mungkin setiap hari ditelevisi diperdengarkan jika ada sebuah kasus, maka terdakwa akan diberi sanksi sesuai undang-undang yang kenakan, pasal sekian sekaligus ancamanya. ada satu istilah lagi yakni undang-undang dasar. apakah ada perbedaan antara undang-undang dengan undang-undang dasar, maka mari kita telaah dengan bahasan sebagai berikut.

istilah undang-undang merupakan ” istilah asing yang berkaitan dengan perihal yang ditetapkan oleh penguasa untuk dijalankan oleh masyarakat”. sedangkan undang-undang dasar biasanya dikaitkan dengan istilah konstitusi. dan undang-undang merupakan hal yang muncul dari peraturan yang diterapkan dalam undang-undang dasar. ” undang-undang dasar adalah undang-undang yang mengatur tentang sistem pemerintahan, pembagian kekuasaan dan wewenang badan-badan pemerintah”. jadi dari pengertian diatas mulai ada kejelasan mengenai perbedaan undang-undang dan undang-undang dasar (UUD). undang-undang dasar mencakup hal yang sangat luas mengenai pengaturan kegiatan pemerintah sedangkan undang-undang adalah perincian point per point dari undang-undang dasar atau bisa disebut juga, undang-undang adalah perincian dari undang-undang dasar yang sifatnya masih umum.

lahirnya undang-undang dasar yang ada di dunia berbeda antara satu dan lainya. ada yang lahir lewat adat-istiadat contonya di inggris, ada juga yang lahir dari badan khusus yang memiliki kekuasaan ditengah-tengah umat. kemudian membuat aturan yang kemudian dijadikan undang-undang dasar, setelah selesai, maka badan ini dibubarkan.  lalu diganti dengan lembaga lain yang ditetapkan dan disahkan oleh undang-undang dasar. seperti terjadi di amerika dan perancis.
undang-undang dasar dan undang-undang memiliki  sumber-suimber pengambilan hukum yang dapat dibagi menjadi 2 macam.

pertama: sumber yang melahirkan undang-undang (sumber – sumber yuridis) seperti adat-istiadat, agama, pendapat ahli hukum, norma-norma keadilan, yurisprudensi.dll.

kedua: sumber yang menjadi rujukan untuk undang-undang dasar dan perundang-undangan. atau bisa disebut sebagai undang-undang historis. contoh : UUD perancis dan sebagian negara islam. hal ini dimungkinkan karena adanya penjajahan disebuah negara, sehingga penjajah menanamkan idenya dalam undang negara yang dijajah.

singkatnya, undang undang dasar maupun perundang-undangan menunjukan bahwa negri yang bersangkutan mengambil sumber sumber baik yuridis maupun historis untuk dijalankan oleh masyarakat. apabila masih bersifat umum maka dijadikan undang-undang dasar, apabila bersifat khusus maka disebut undang-undang. Wallahu A’lam.